Rabu, 15 November 2017

PERBEDAAN KEYBOARD QWERTY DAN DVORAK



- PERBEDAAN KEYBOARD QWERTY DAN DVORAK -
Berikut ini adalah sedikit ulasan tentang perbedaan keyboard QWERT dan DVORAK 😁😎........




Sejarah Keyboard QWERTY
                    Pada tahun 1868, seorang penemu bernama Cristopher Latham Sholes berhasil menemukan dan mematenkan sebuah mesin tik. Saat itu, layout keyboard yang digunakan belum menggunakan keyboard qwerty seperti yang saat ini ada di komputer kita. Sholes menggunakan 2 baris susunan abjad untuk keyboardnya. Namun mesin tik tersebut masih memiliki banyak kekurangan. Salah satu yang paling mengganggu adalah tuas huruf yang sering bertumburan hingga nyangkut satu sama lain, atau bahasa kerennya Jamming.

                 Merasa penemuannya ini punya potensi besar, Sholes mengajak 2 orang lain, Carlos Glidden dan James Densmore, untuk membantunya menyempurnakan mesin tik yang ia buat. Atas kerjasama tersebut, muncul sebuah ide yang menyebutkan bahwa Sholes sebaiknya menyusun ulang keyboard tersebut dan menghindari letak huruf yang sering digunakan terlalu dekat. Dan secara acak, Sholes akhirnya menemukan susuan bentuk keyboard QWERTY yang pertama. Setelah 5 tahun menemukan mesin tik, dan terus berinovasi hingga menemukan layout keyboard QWERTY, Sholes akhirnya menjual hak penemuannya pada Densmore dengan alasan yang sederhana. Dia bukan seorang pebisnis, hanya seorang penemu. Atas hak tersebut, Densmore membawa prototype mesin tik qwerty ke perusahaan pembuat senjata ternama saat itu, Remington. Dari prototype pertama ini, pada tahun 1873 Remington akhirnya memproduksi secara masal mesin tik pertama yang pernah ada. Namun untuk sebuah produk yang sangat bermanfaat saat ini, mesin tik pertama itu justru gagal memenuhi kebutuhan pasar. Wajar saja, mesin tik pertama tersebut masih terlalu ‘aneh’ untuk digunakan.
 
                  Pada tahun 1878, Remington akhirnya merilis Remington 2 dengan perbaikan yang signifikan. Beberapa perbaikan tersebut adalah pengguna sudah dapat melihat apa yang mereka ketik, sudah terdapat SHIFT yang memungkinkan penggunaan huruf kapital, dan yang terpenting adalah penggunaan per pada tuas huruf sehingga mengurangi tuas huruf nyangkut atau jam. Penjualan Remington 2 sukses di pasaran, namun Sholes selaku penemu merasa ada yang salah dengan keyboard yang dia desain. Dia mencoba mengajukan perbaikan layout atas keyboard qwerty yang ada, namun pihak remington menolak karena pasar sudah terlanjur menikmati penemuan tersebut. Pada tahun 1900, Remington 2 sukses terjual lebih dari 100 ribu unit dalam setahun. Dan layout QWERTY inilah yang kita pakai sampai sekarang.


Sejarah Keyboard Dvorak
                    Pada tahun 1932, seorang psikolog dan profesor di bidang pendidikan bernama Doktor August Dvorak mendesain sebuah layout keyboard yang ia susun berdasarkan riset dan penelitian yang panjang. Penelitian tersebut dilakukan dengan melihat kecepatan mengetik seseorang, kecendrungan huruf dan jari yang digunakan serta efisiensi seseorang saat mengetik menggunakan keyboard qwerty.

                   Dari desain yang telah ia buat, Dvorak berhasil memperbaiki aktifitas mengetik sesorang. Beberapa hal yang ia perbaiki dari kekurangan keyboard qwerty adalah mengurangi kelelahan pada jari karena sering bergerak secara tidak efisien, menyeimbangkan pergerakan jari kanan dan kiri sehingga lebih merata, serta meningkatkan kecepatan dan akurasi dalam mengetik. Bisa dibilang, keyboard yang didesain dengan riset mendalam ini membuat seseorang lebih nyaman dan mengetik dengan lebih baik lagi.

                    Atas dasar tersebut, Dvorak mencoba membawa layout keyboard yang ia temukan untuk diproduksi pada mesin tik secara massal. Namun resistensi pengguna karena sudah terbiasa menggunakan qwerty, membuat desain yang ia ajukan ditolak mentah-mentah. Hingga pada tahun 1936, Dr Dvorak mencoba menarik perhatian publik dengan menerbitkan sebuah buku berjudul “Type Writing Behaviour”. Cara ini juga tidak berhasil merubah pandangan publik. Pada tahun 1975, Dvorak akhirnya meninggal dunia dengan penemuannya, serta sebuah quote yang sangat populer. “I’m tired of trying to do something worthwhile for the human race, they simply don’t want to change“.

Perbandingan Keyboard QWERTY dengan DVORAK

       keyboard Qwerty yang pertama kali dipakai untuk mesin ketik pada tahun 1870 dan belum berubah sampai sekarang. Pada awalnya orang membuat keyboard dengan susunan berdasarkan abjad, ABCD… dan seterusnya. Namun banyak yang mengalami kesulitan dalam pengetikan karena letak huruf yang kurang efektif. Oleh karena itu didesain keyboard dengan letak huruf yang acak. Pada jenis keyboard Qwerty urutan huruf baris pertama yaitu QWERTYUIOP, baris kedua ASDFGHJKL, dan baris ketiga ZXCVBNM.
      keyboard Dvorak susunan huruf baris pertama yaitu PYFGCRL, baris kedua AOEUIDHTNS, baris ketiga QJKXBMWVZ. Keyboard Dvorak adalah jenis keyboard yang didesain untuk melakukan perbaikan letak huruf dari jenis keyboard Qwerty.  

Ketika orang megetik dengan menggunakan keyboard Qwerty tangan kiri biasanya bekerja lebih banyak daripada tangan kanan. Sedangkan 
jika orang mengetik menggunakan keyboard Dvorak justru tangan kanan yang lebih aktif daripada tangan kiri.
1.    Tata Letak
Sudah jelas jika dilihat dari fisiknya bahwa keyboard qwerty dengan keyboard dvorak memiliki perbedaan pada susunan tombolnya. Pada keyboard qwerty QWERTYUIOP terletak pada baris pertama, ASDFGHJKL pada baris kedua, dan ZXCVBNM pada baris ketiga. Pada keyboard dvorak PYFGCRL pada baris pertama, AOEUIDHTNS baris kedua dan QJKXBMWVZ pada baris ketiga.
2.    Perkembangan
Jika keyboard qwerty merupakan perkembangan keyboard dari mesin ketik manual, sedangkan keyboard dvorak merupakan perbaikan dari keybord qwerty
3.    Prinsip Kerja
Saat bekerja dengan keyboard qwerty jari - jari tangan kiri lebih banyak bekerja dari pada jari – jari pada tangan kanan, sedangkan jika bekerja dengan menggunakan keyboard dvorak yang lebih banyak bekerja adalah jari – jari tangan kanan yaitu dengan perbandingan Qwerty : Kiri 57% Kanan 43% , Dvorak : Kiri 44% Kanan 56%
4.    Kecepatan
Riset membuktikan bekerja menggunakan keyboard dvorak 5 – 10 % lebih cepat jika dibandingkan dengan menggunakan keyboard qwerty
5.    Harga dan Keberadaan
Harga keyboard dvorak lebih mahal serta jarang ditemukan dibandingan dengan  keyboard qwerty.

Berikut tadi adalah  penjelasan mengenai perbedaan keyboard QWERTY dan DVORAK semoga bermanfaat...😁😁




Pengertian Hukum Moore

- Pengertian Hukum Moore -  

       Hukum moore diperkenalkan oleh Gordon E. Moore salah satu pendiri Intel, ia mengatakan bahwa kecepatan perhitungan mikroprosesor mengikuti rumusan eksponensial. “The number of transistors it is possible to squeeze in to a chip for a fixed cost doubles every two years” (Hukum Moore).
           Hukum Moore adalah salah satu hukum yang terkenal dalam industri mikroprosesor yang menjelaskan tingkat pertumbuhan kecepatan mikroprosesor. Perkembangan teknologi dewasa ini menjadikan HUKUM MOORE semakin tidak Relevan untuk meramalkan kecepatan mikroprossesor. Hukum Moore, yang menyatakan bahwa kompleksitas sebuah mikroprosesor akan meningkat dua kali lipat tiap 18 bulan sekali, sekarang semakin dekat kearah jenuh. Hal ini semakin nyata setelah Intel secara resmi memulai arsitektur prosesornya dengan code Nehalem. Prosesor ini akan mulai menerapkan teknik teknologi nano dalam pembuatan prosesor, sehingga tidak membutuhkan waktu selama 18 bulan untuk melihat peningkatan kompleksitas tapi akan lebih singkat.

           Akan tetapi, saat ini Hukum Moore telah dijadikan target dan tujuan yang ingin dicapai dalam pengembangan industri semikonduktor. Peneliti di industri prosesor berusaha mewujudkan Hukum Moore dalam pengembangan produknya. Industri material semikonduktor terus menyempurnakan produk material yang dibutuhkan prosesor, dan aplikasi komputer dan telekomunikasi berkembang pesat seiring dikeluarkannya prosesor yang memiliki kemampuan semakin tinggi.

Secara tidak langsung, Hukum Moore menjadi umpan balik (feedback) untuk mengendalikan laju peningkatan jumlah transistor pada keping IC. Hukum Moore telah mengendalikan semua orang untuk bersama-sama mengembangkan prosesor. Terlepas dari alasan-alasan tersebut, pemakaian transistor akan terus meningkat hingga ditemukannya teknologi yang lebih efektif dan efisien yang akan menggeser mekanisme kerja transistor sebagaimana yang dipakai saat ini.

         Meskipun Gordon Moore bukanlah penemu transistor atau IC, gagasan yang dilontarkannya mengenai kecenderungan peningkatan pemakaian jumlah transistor pada IC telah memberikan sumbangan besar bagi kemajuan teknologi informasi. Tanpa jasa Moore mungkin kita belum bisa menikmati komputer berkecepatan 3GHz seperti saat ini.

         Semakin cepat dan semakin kecil. Dengan ratusan processor dalam sebuah komputer, Intel akan membuat supercomputer yang terjangkau oleh semua pengguna. Kumpulan processor pintar ini juga menghemat konsumsi daya secara otomatis. Hukum yang dicetuskan oleh Gordon Moore sampai sekarang masih berlaku. 44 tahun yang lalalu, pendiri Intel, Gordon Moore, memprediski bahwa jumlah komponen dalam CPU akan meningkat dua kali lipat dalam dua tahun.

Berikut tadi adalah  penjelasan mengenai Hukum Moore semoga bermanfaat...😁😁